Pencegahan Pada Diare Bercampur Darah

Pencegahan Pada Diare Bercampur DarahPencegahan Pada Diare Bercampur Darah

Pencegahan Pada Diare – Diare merupakan keadaan yang terjadi BAB (Buang Air Besar) lebih dari tiga kali dalam sehari dengan konsitensi encer. Dan diare tergolong menjadi 2 bagian yaitu diare aku dan diare kronis, diare akut yang mungkin sering terjadi 2 minggu dan lebih dari itu dapat di katakan diare kronis.

Ada juga diare menjadi 2 bagian yaitu non spesifik dan spesifik, dari ke 2 bagian ini dalam artian memang beda penyebabnya. Diare Non spesifik diakibatkan oleh cara pola makan yang salah dan tidak sehat (Mengkonsumsi makanan terlalu pedas) sehingga mempercepat peristalic usus. Yang dimaksud dari diare spesifik yaitu yang disebabkan oleh adanya infeksi baik bakteri, parasit, dan virus.Penyakit ini memang sangat umum di jumpai mulai dari anak-anak sampai dewasa. Angka kejadian penyakit diare tertinggi ditemukan pada anak usia di bawah 2 tahun, di mana pada kelompok usia tersebut virus adalah penyebab terserang diare.

BAB (Buang Air Besar) yang berdarah bukanlah suatu hal yang unik dan tidak heran lagi. Mengapa kita tidak heran lagi ? Karena dari penelitian menunjukkan pasien dengan BAB (Buang Air Besar) berdarah tidak disertai nyeri, diare atau lemas badan biasanya tidak memeriksakan diri ke dokter. BAB memang sudah sering menyerang sebagian masyarakat di dunia, namun dari penyebab BAB berdarah yang sudah tidak heran lagi maka harus tetap mengevaluasi karena tidak jarang BAB berdarah merupakan gejala dari kanker usus.

Dari BAB bercampur darah bukan hanya gejala dari kanker usus, melainkan bisa terjadi adanya luka pada lambung, dan luka pada usus yang ditimbulkan oleh adanya invasi kuman dan bakteri ke dinding usus.
Ada juga beberapa penyebab yang mengakibatkan BAB bercampur darah sebagai berikut :

  1. Disentri
    Disebakan oleh adanya mikroorganisme seperti amoeba dan bakteri yang di dapatkan dari makanan atau minuman yang tidak bersih atau tidak layak di makan. Disentri dapat menyerang semua kelompok dari golongan usia mulai dari anak-anak hingga orangtua.
  2. Ambeien
    Ambeien atau bisa disebut dengan hemoroid, penyakit ini menyerang venna atau pembuluh darah balik di daerah anus sehingga mengakibatkan venna  menjadi bengkak. Gejala dari ambeien adanya benjolan yang keluar dan dapat keluar masuk ke dalam anus.
  3. Polip
    Polip adalah suatu tonjolan dari mukosa usus besar yang mengisi lubang atau ruangan diantara dinding usus, karena terbuat dari mukosa yang mengandung pembuluh darah polip yang iritasi dari pergerakan tinja dapat mudah berdarah. Polip biasanya tidak banyak menimbulkan masalah kesehatan, tetapi jika tidak segera ditangani dapat menjadi penyakit yang ganas.
  4. Fissura anal
    Fissura anal suatu penyakit pada anus berupa luka robekan, dari luka robekan ini biasanya saat BAB yang keras dan diikuti oleh proses mengedan yang kuat. Dari proses mengedan dan terjadinya luka robekan dan menimbulkan rasa yang luar biasa, karena anus daerah bagian yang sensitif.
  5. Penyakit lambung
    Dari penyakit ini biasanya memiliki riwayat nyeri ulu hati sehingga mengakibatkan perdarahan pada lambung, seringkali menjadi penyebab BAB berdarah, karena letak lambung jauh dari anus maka pendarahan pada lambung biasanya memberikan warna merah tua hingga kehitaman pada tinja.

Untuk melakukan pencegahan pada diare bercampur darah sebagai berikut :

  1. Saat mencuci pakaian sebaiknya memisahkan pakaian pengidap terlebih dahulu.
  2. Jangan memakai handuk bekas pengidap
  3. Jangan memakai peralatan makan bekas pengidap
  4. Selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan.
  5. Saat memasak dan menyiapkan hidangan masakan harus mencuci tangan terlebih dahulu.
  6. Membersihkan toilet sesudah BAB (Buang air besar) dengan pembersih toilet atau pembasmi bakteri (disinfektan).
  7. Selalu mencuci tangan dengan air yang mengalir hingga bersih sesudah menggunakan toilet.

Itulah sebagian ulasan dari kami mengenai seputar tentang diare. Maka dari itu lakukan pencegahan dari sekarang dan mengubah cara pola makan anda dengan menerapkan pola makan yang sehat agar kita terbebas dari penyakit diare yang bercampur darah. Silahkan klik -> Obat diare berdarah di Apotik

Baca juga : 

Obat gagal ginjal di Apotik
Obat pengencer dahak tenggorokan di Apotik
Obat penghancur plak pembuluh darah di Apotik
Obat darah tinggi di Apotik
Obat Penghenti darah pada luka di Apotik

Pencegahan Pada Diare Bercampur Darah