Penyebab Kista Ovarium

Penyebab Kista Ovarium

Seiring waktu terus berjalan sehingga sering mendengar istilah Penyakit Kista yang sering terjadi menimpa pada wanita, bahkan penyakit ini salah satu penyakit yang di takuti oleh wanita. Namun sebagian orang belum megetahui lebih dalam mengenai Kista Ovarium, baiklah disini kami akan menjelaskan terlebih dahulu sebelum menjelaskan tentang Penyebab Kista Ovarium. Simak informasi selanjutnya.

Penyebab Kista Ovarium

Penyebab Kista Ovarium Apa Penyakit Kista Ovarium Itu ? Dalah istilah penyakit ini terdiri dari 2 kata yaitu Kista yang berarti suatu rongga berdinding yang berisikan cairan sedangkan Ovarium yang berarti indung telur dan secara normal terdapat pada tubuh wanita. Jadi penyakit Kista Ovarium ini adalah suatu kantong yang berisikan cairan yang terbentuk di bagian dalam ovarium. Setiap wanita memiliki 2 indung telur (Ovarium) dari satu terletak di bagian kanan dan yang satu lagi terletak di sebelah kiri rahim. Fungsi dari organ ini yaitu untuk menghasilkan sel telur setiap bulannya di muolai dar masa pubertas sampai menopause serta memproduksi hormon estrogen dan progesteron. 

Kista ovarium tergolong menjadi 2 jenis yang utama yaitu Kista fungsional dan Kista Patologis. Kista fungsional adalah sering muncul sebagai bagian dari siklus haid dan kista ini tergolong sangat umum terjadi dan tidak berbahaya sehingga dapat menghilang dengan sendirinya. Sedangkan Kista Patologis Kista patologis adalah kista ini berbeda dengan kista fungsional, dan kita patologis mengandung sel abnormal, pada sebagian kecil kasusnya sel abnormal tersebut ini sangat bersifat kanker.

Gejala Penyakit Kista Ovarium

  • Sulit untuk hamil
  • Serta sulit BAB & BAK
  • Nyeri bagian tulang panggul
  • Siklus haid yang tidak teratur
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Ketika haid pendarahan yang lebih banyak daripada biasanya

Nah, sekarang giliran kami untuk membahas Penyebab Kista Ovarium. Namun kami akan menjelaskan berdasarkan jenisnya. 

1. Penyebab Kista Fungsional

Dari jenis kista fungsional ini memiliki 2 macam yaitu kista folikel & kista luteal

  • Kista Folikel
    Kista folikel ini jenis penyakit kista ovarium yang sering terjadi 
    Setiap bulan, ovarium wanita melepaskan telur yang masuk ke tuba falopi dan kemudian masuk ke rahim, untuk dibuahi oleh sperma pria. Hal ini terjadi melalui mekanisme sebagai berikut ini :
    Di ovarium terdapat banyak kandidat telur dalam bentuk kantung yang mengandung telur yang belum matang dan disebut folikel. Folikel mengandung cairan yang melindungi telur sampai matang yang pada akhirnya akan pecah dan melepaskan sel telur (ovulasi). Namun, terkadang folikel tidak melepaskan sel telur, atau tidak menumpahkan cairan dan menyusut setelah telur dilepaskan. Jika ini terjadi, folikel bisa tumbuh lebih besar karena lebih banyak cairan yang dikandungnya. Nah, folikel yang dipenuhi cairan ini menjadi kista ovarium tipe folikel. Kista folikel ini tidak berbahaya dan sering hilang tanpa pengobatan setelah beberapa minggu kemudian.
  • Kista Letual
    Jenis kista luteal ini terbilang jarang terjadi bila dibandingkan dengan kista folikel. Kista luteal terjadi saat jaringan folikel terbangun setelah melepaskan sel telur (corpus luteum) yang penuh dengan darah. Kista ini akan hilang sendiri setelah beberapa bulan seperti biasanya, tapi bisa pecah, menyebabkan pendarahan internal dan rasa sakit yang mendadak.

2. Penyebab Kista Patologis
Dari jenis kista patologis juga memiliki 2 jenis yaitu kista dermoid dan kista denoma

  • Kista Dermoid
    Kista dermoid berkembang dari sel yang digunakan untuk membuat telur. Telur memiliki kemampuan untuk membuat berbagai jenis sel, sangat baik dengan kista dermoid ini bisa terdiri dari berbagai jenis jaringan manusia, termasuk darah, lemak, tulang dan rambut. Kista dermoid berpotensi tumbuh sangat besar, besar mencapai 15 cm (6 inci). Namun upaya bukanlah bentuk kista ganas, namun hampir selalu membutuhkan tindakan operasi atau pembedahan sebagai terapi.
  • Kista Denoma
    Kista denoma berkembang dari sel-sel yang melapisi bagian luar ovarium, memiliki dua tipe utama yaitu Kista denoma serosa & Kista denoma musinosa
    Biasananya kista denoma serosa tidak dapat tumbuh besar, namun bisa menyebabkan gejala jika pecah. Dan sebaliknya kista denoma bisa tumbuh sangat besar (sampai 30 cm atau 12 inci), isi bagian dalam perut dan bisa menekan organ dalam lainnya seperti kandung kemih dan usus. Karena itu bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan sering buang air kecil.  Dan kista denoma musinosa yang besar ini juga berisiko pecah atau padatnya suplai ke ovarium, yang dikenal sebagai torsi. Seperti kista dermoid, kista denoma mucinous jarang bersifat kanker.

Mungkin saat ini bagi Anda khususnya yang sedang mengalami penyakit kista ovarium dan sudah mencari pengobatan kemana-mana tak kunjung sembuh dan mengakibatkan rasa khawatir, saat ini Anda tidak usah khawatir lagi karena sekarang sudah tersedia obat alternatif herbal yang sangat baik untuk mengatasi kista ovarium secara alami tanpa efek samping yang berbahaya yaitu obat herbal Walatra Bersih Wanita. 

Walatra Bersih Wanita ini merupakan produk obat herbal yang di formulasikan secara khusus untuk mengatasi berbagai macam masalah kesehatan pada daerah kewanitaan mulai dari penyakit yang ringan hingga kronis. Obat herbal ini sudah dinyatakan sebagai obat yang mujarab karena dapat mengatasi kista ovarium secara alami sampai tuntas tanpa bantuan tindakan operasi. 

Harus menunggu apalagi bagi Anda yang ingin sembuh dengan bantuan cara yang alami tanpa harus melakukan tindakan operasi silahkan untuk melakukan pengobatan dengan Walatra Bersih Wanita. Informasi lebih lanjut lagi Anda Silahkan Klik -> Obat penghancur kista ovarium

Baca Juga :

Obat penghenti darah pada luka
Obat diare bercampur darah
Obat batuk perokok berat di Apotik
Obat campak jerman pada anak, dewasa, dan balita di Apotik
Obat sakit punggung di Apotik
Obat penghenti pendarahan di rahim
Obat radang rayudara di Apotik
Obat sakit kepala vertigo di Apotik
Obat asma pada anak dan balita di Apotik

Penyebab Kista Ovarium